Laman

Al Haliim

Assalamu alaikum wa rohmatullohi wa barokatuh

Hari ke 7
Shaum romadhon...

Smoga ALLOH senantiasa memberi ksehatan dan kekuatan untuk dapat menunaikan printah-Nya...

Mari kita isi hari per hari nya dengan amal soleh...
Serta tadarrus al qur'an dan
Tadarrus Asmaul Husna..

Disini kita tadarrus Asmaul Husna....

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Nama ALLOH yang ke 32

Al Haliim
Yang Maha penyantun...

ALLOH Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

قَوْلٌ مَّعْرُوْفٌ وَّمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّنْ صَدَقَةٍ  يَّتْبَعُهَاۤ اَذًى ۗ  وَاللّٰهُ غَنِيٌّ حَلِيْمٌ

_“Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima)._
_ALLOH Maha Kaya lagi Maha Penyantun.”_
QS. Al-Baqarah (2)/263

Sifat penyantun yang sempurna, yang mencakup orang kafir, dzolim, munafik, dan yang suka melakukan maksiat.
Dimana ALLOH SWT memberi mereka tempo dan tidak segera menghukum mereka, dengan harapan mereka akan bertaubat.
Bila ALLOH SWT berkehendak niscaya ALLOH SWT akan segera menghukum mereka dengan sebab dosa-dosa mereka selepas dilakukan oleh mereka.
Karena, dosa-dosa itu mengharuskan adanya akibat berupa hukuman yang segera dan bermacam-macam.
Akan tetapi kesantunan ALLOH SWT itulah yang membuat-Nya memberikan tangguh kepada mereka.

Sebagaimana firman-Nya:

وَلَوْ يُـؤَاخِذُ اللّٰهُ النَّاسَ بِمَا كَسَبُوْا مَا تَرَكَ عَلٰى ظَهْرِهَا مِنْ دَاۤ بَّةٍ وَّلٰـكِنْ يُّؤَخِّرُهُمْ اِلٰۤى اَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ  فَاِذَا جَآءَ اَجَلُهُمْ فَاِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِعِبَادِهٖ بَصِيْرًا

_“Dan kalau sekiranya ALLOH menyiksa manusia disebabkan usahanya niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi satu mahluk melata pun._
_Akan tetapi ALLOH menangguhkan (penyiksaan) mereka sampai waktu yang tertentu._
_Maka apabila datang ajal mereka, sesungguhnya ALLOH adalah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.”_ QS. Fathir (35)/45

Dia menahan hukuman-Nya untuk segera ditimpakan kepada orang-orang yang berbuat dosa, maka ALLOH SWT memberi mereka tempo agar mereka bertaubat.
Namun ALLOH SWT tidak lalai bila mereka tetap berbuat dosa dan terus-menerus dalam sikap melampaui batas.

Wujud mengimani nama ALLOH Al-Halim adalah kita mengetahui betapa besar kemurahan ALLOH SWT dan karunia-Nya terhadap hamba-hamba-Nya.
Betapa besar pula kasih sayang-Nya, dimana ALLOH SWT memberikan tempo kepada hamba-hamba-Nya untuk bertaubat.
Dalam tempo itu pun ALLOH SWT tetap berikan karunia-Nya kepada mereka.
Tentu hal ini menuntut kita untuk tahu diri dan banyak mensyukuri nikmat-Nya.
Kalaulah bukan karena sifat penyantun-Nya niscaya kita telah binasa dihukum-Nya...

Rosululloh saw bersabda:
_“Tiada sesembahan yang benar kecuali ALLOH Yang Maha Agung dan Yang Maha Penyantun, tiada sesembahan yang benar kecuali ALLOH Robb Arsy yang agung, tiada sesembahan yang benar kecuali ALLOH Robb sekalian langit-langit dan Robb bumi serta Robb Arsy yang mulia.”_
HR. Al-Bukhari

Di bulan suci romadhon ini adalah kesempatan emas untuk memurnikan ketaatan kita kepada ALLOH SWT, agar kesungguhan kita ini menjadi sebab ALLOH hunjamkan keyakinan yang sempurna dan pribadi yang mulia sehingga kita senantiasa terpelihara dari sifat dzolim dan sifat munafik.
Selanjutnya kita mlakukan segala sesuatunya semata mata hanya untuk beribadah kepada ALLOH Subhanahu wa Ta'ala...

Semoga kita mendapatkan hikmah dan manfaat....

Selamat menunaikan ibadah shaum romadhon

Wassalam
Abdillah

Al A'dl

Assalamu alaikum wa rohmatullohi wa barokatuh

Hari ke 6
Shaum romadhon...

Smoga ALLOH senantiasa memberi ksehatan dan kekuatan untuk dapat menunaikan printah-Nya...

Mari kita isi hari per hari nya dengan amal soleh...
Serta tadarrus al qur'an dan
Tadarrus Asmaul Husna..

Disini kita tadarrus Asmaul Husna....

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Nama ALLOH yang ke 29

Al A'dl
Yang Maha Adil

ALLOH SWT berfirman:

وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقًا وَّعَدْلاً   ۗ  لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمٰتِهٖ  ۚ  وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

_"Dan telah sempurna firman Tuhanmu (Al-Qur'an) dengan benar dan adil._
_Tidak ada yang dapat mengubah firman-Nya._
_Dan Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui."_
QS. Al-An'am (6)/115

Keadillan ALLOH SWT bersifat mutlak, tidak dipengaruhi oleh apapun dan oleh siapapun.
Keadilan ALLOH SWT juga didasari dengan ilmu ALLOH SWT yang Maha Luas, sehingga tidak mungkin keputusan-Nya itu salah.

ALLOH adalah Pencipta segala keindahan dan keburukan, kebaikan, dan kejahatan.

ALLOH SWT bersifat adil pada ciptaan-Nya, dalam hal ini ada rahasia yang sulit dimengerti.
Maka dari itu, kita perlu memahami bahwa seringkali orang harus mengenal lawan kata dari sesuatu untuk memahaminya.
Orang yang tidak pernah merasakan kesedihan, tidak akan mengenal kebahagiaan.
Jika tidak ada yang buruk, kita tidak akan mengenal keindahan.
Baik dan buruk sama pentingnya.
ALLOH menunjukkan yang satu dengan yang lain, yang benar dengan yang salah, dan menunjukkan kepada kita akibat dari masing-masingnya.
Dia memperlihatkan pahala sebagai lawan kata dari siksaan.
Lalu dipersilakan-Nya kita untuk menggunakan penilaian kita sendiri. Sesuai dengan takdirnya, masing-masing mendapatkan keselamatan dalam penderitaan dan rasa sakit, atau kutukan dalam kekayaan.
ALLOH mengetahui apa yang terbaik bagi makhluk-Nya.
Hanya ALLOH yang mengetahui nasib kita.
Perwujudan dari nasib itu adalah keadilan-Nya.

ALLOH Maha Adil karena ALLOH selalu menempatkan sesuatu pada tempat yang semestinya, sesuai dengan keadilan-Nya Yang Maha Sempurna. Dia bersih dari sifat aniaya, baik dalam hukum-Nya maupun dalam perbuatan-Nya.
Di antara hukum-Nya mengenai hak hamba-hamba-Nya adalah bahwa tidak ada bagi manusia itu kecuali apa yang ia usahakan, dan hasil dari segala usahanya itu akan dilihatnya.
Orang-orang yang saleh akan ditempatkan di surga yang penuh dengan kenikmatan, orang-orang yang mengabaikan perintah ALLOH akan dimasukkan ke dalam neraka yang penuh dengan penderitaan.

Adil adalah menempatkan sesuatu sesuai dengan haknya atau semestinya dengan tidak melanggar hak dan kewajiban lainya.

Adil adalah memutuskan perkara sesuai dengan ketentuan ALLOH SWT dalam al-Quran dan ketentuan rosululloh SAW dalam as-Sunnah.

Adl pada manusia adalah orang yang berjalan lurus dan sikapnya selalu menggunakan ukuran yang sama, bukan ukuran yang ganda.
Dari sinilah kita mengetahui bahwa orang yang adil tidak berpihak kepada salah seorang yang berselisih, dan seorang yang adil selalu berpihak kepada yang benar, karena baik yang benar maupun yang salah sama-sama harus memperoleh haknya.

Orang yang adil akan melakukan sesuatu yang patut, tidak sewenang-wenang dan berusaha memutuskan perkara secara adil sesuai hukum yang berlaku, tidak memihak kepada siapapun dalam memutuskan suatu perkara, membenarkan yang benar, dan menyalahkan yang salah.

Semoga kita mendapatkan hikmah dan manfaat...

Selamat menjalankan ibadah shaum romadhon...

Wassalam
Abdillah