Laman

feromon, i'll use you at the appropiate time

lagi ada yang seru nih kuliah. mata kuliah biomol, si dosennya bahas" tentang DNA gitu. si dosen ini pas udah beres ngebahas slide"nya. dia ngejelasin pertanyaan dari mahasiswa dari pertemuan yang sebelumnya. nah saya sendiri ga tau sih pertanyaannya apa, karna saya sbelumnya sakit beberapa hari dan ga masuk kuliah. nah pokonya tadi itu dia langsung ngejelasin tentang hormon feromon.
wah subhanallah bangetlah pokonya tentang hormon feromon ini. jadi hormon ini yang merangsang jantung untuk berdetak lebih cepat dari biasanya, trus juga yang membuat rasa bahagia, mood bertambah, dan sebagainya yang membuat suasana perasaan kita tinggi banget. nah si hormon ini letaknya di ketiak, di muka, di mata,  hidung, mulut. nah hormon ini lah yang membuat kita jatuh cinta sama lawan jenis..nah makanya kenapa kalopun kita melihat banyak wanita setiap hari, tapi cuma ada satu orang yang pas kita ngeliat muka dia, timbul perasaan berbeda di diri kita, nahh itu karena hormon itu!!! wah jadi katanya, si hormon itu bekerja bersamaan, di saat kita merasakan itu, bisa jadi hormon di si lawan jenis kita itu juga sedang bekerja. artinya akan semakin kuat kalo kamu dan dia sama" suka. waw! keren banget kan.. tapi masalahnya adalah (bukan masalah sih sebenernya, ini masalah buat yang sedang berpacaran) nah umur atau jangka waktu aktifnya si hormmon feromon ini cuma 2 sampe 4 tahun. jadi pas dari awal kita suka dia itu cuma sampe 4 tahun maksimalnya, setelah itu hormon feromon akan mati, nah itu makanya kenapa banyak yang berpacaran dan putus pada masa" itu,
nah trus ada yang nanya lagi, "dok, trus gimana kalo yang udah nikah? berarti rasa cintanya akan semakin berkurang dong dok?" nah si dokternya ngejelasin lagi, nah kalo kita udah nikah dan berhubungan suami istri, memang betul feromonnya sudah tidak ada, tapi ada hormon baru yang akan timbul dan menjadikan rasa cinta keduanya bertambah, (hehe saya lupa namanya apa, tapi beneran ada ). nah trus kenapa seorang istri ga pernah kapok untuk melahirkan anak lagi, padahal itu rasanya sakit banget? jawabannya, pada saat melahirkan pada sang ibu akan muncul hormon oxitoksin, fungsi hormon itu akan membuat si ibu lupa dengan rasa sakitnya.. nah pada sang suami pun akan muncul hormon yang membuat dia makin cinta pada istrinya.. weish sadap kan..
trus dia bilang, hormmon feromon bekerja paling keras dan maksimal pada saat cinta pertama kita, itu sebabnya kenapa kita selalu ingat saat pertama kita suka sama lawan jenis.
dan kata-kata si dokternya gini "beginilah penciptaan yang Allah buat, semuanya sudah diatur dengan sempurna."
wah keren deh pokonya, biomol iini banyak banget loh ngebahas  yang beginian, jadi ternyata banyak rahasia di dalam tubuh kita. termasuk pria dan wanita.

Setelah makan, jangan langsung mnggosok gigi


Menggosok gigi setelah makan tentunya terndengar sangat lazim dan umumnya mungkin dilakukan oleh banyak orang, terutama yang sangat ingin meenjaga agar kesehatan gigi dan mulutnya terawatt dengan baik. Tapi hal ini akan menjadi masalah jika selang waktu antara makan dan menggosok gigi hanya sedikit. Paling sering terjadi terutama pada orang yang makan di malam hari yang ingin segera tidur, tapi hendak menggosok giginya.
Menurut penelitian yang dilakukan seorang ilmuan kedokteran gigi, Stephan, 1944 yang merumuskan dalam kurva, menggambarkan bahwa adanya penurunan pH pada mulut terutama jaringan keras gigi (email), hal ini mengakibatkan ikatan kalsium dalam email dapat merenggang. Dalam kondisi seperti ini, jika jaringan keras gigi itu digosok, maka kalsium akan sangat mudah terlepas dari ikatannya di email.
Maka yang harus dilakuka sebaiknya adalah menunggu sekitar 40 menit sehabis makan, dan stelah itu tak masalah bila ingin menggosok gigi. Hal ini agar pH dalm mulut kembali ke kondisi normal. Ada cara mempercepat pengembalian pH agar kembali normal, yaitu dengan berkumur dengan air putih sesaat setelah makan, itu mencegah terbentuknya plak sisa makanan di gigi dan air akan meningkatkan pH sehingga normal kembali.
Peliharalah kesehatan gigi anda, sesungguhnya mencegah lebih baik daripada mengobati. Gigi dan mulut yang sehat akan memberikan kenyamanan dan kesegaran menjalani aktiitas.